Cheng Ho mendarat di Semarang
*Bismillah. Ini kisah yang keren. Banyak orang Semarang belum tahu kalau kotanya jadi saksi sejarah Islam dunia.*
*Cheng Ho Mendarat di Semarang 1405-1433 M*
*Tahun 1406 M / 808 H*, ekspedisi pertama Cheng Ho mendarat di *pelabuhan Simongan*, Semarang. Waktu itu Semarang masih hutan & rawa, namanya *Pragota*. Dipimpin adipati Palembang, Ario Tejo.
*Kenapa pilih Semarang?*
1. *Pantai landai & aman* buat kapal raksasa 120 meter labuh jangkar.
2. *Banyak sungai* = air tawar buat 27.000 awak. Kali Garang & Kali Semarang.
3. *Sudah ada komunitas Muslim Tionghoa* dari pedagang sebelum Cheng Ho.
Cheng Ho & awaknya tinggal *1 tahun di Semarang* sambil tunggu musim angin barat untuk balik ke China. Selama itu beliau sakit keras.
---
*Gua Sam Poo Kong = Masjid Pertama Semarang*
*Kisahnya:* Cheng Ho sakit, lalu bertapa & berdoa di gua batu di Simongan. *Di gua itu beliau shalat, dzikir, minta kesembuhan ke Allah.* Allah sembuhkan.
Sebagai nazar, gua itu dijadikan *mushalla & tempat mualaf*. Awak kapal yang sakit dirawat di situ. Penduduk lokal yang tertarik Islam belajar di situ.
*Setelah Cheng Ho wafat 1433 M*, juru mudinya *Wang Jing Hong* alias *Dampo Awang* menetap di Semarang jaga gua itu sampai wafat. Makam Dampo Awang ada di belakang Kelenteng Sam Poo Kong sekarang.
*Tahun 1704 M* gua longsor, dibangunlah kelenteng di atasnya oleh Kwee Thiam Hong. Makanya sekarang jadi kelenteng, *tapi aslinya mushalla*. Di dalam kelenteng masih ada *patung Cheng Ho pegang tasbih & jubah haji*. Bukti beliau Muslim.
*Nama "Sam Poo" = Sanbao = 三宝* = 3 Permata/Mulia. Nama kecil Cheng Ho dari Kaisar. *"Kong" = gua*. Jadi Sam Poo Kong = Gua Sanbao.
---
*Hubungan Cheng Ho dengan Walisongo*
*Ini rantai sanad dakwahnya. Nyambung banget:*
*1. Sunan Bonang & Sunan Kalijaga*
*Guru mereka: Syaikh Maulana Malik Ibrahim / Sunan Gresik.*
Maulana Malik Ibrahim datang ke Jawa 1399 M *bersama rombongan ulama yang dibawa Cheng Ho*. Beliau keturunan Zainal Abidin Al-Kubra dari Samarkand, tapi naik kapal Cheng Ho dari Campa.
*Sunan Bonang Raden Makhdum Ibrahim* & *Sunan Kalijaga Raden Said* berguru langsung ke ayahnya, Sunan Ampel. *Sunan Ampel Raden Rahmat* itu keponakan Raja Champa yang Muslim. Champa adalah daerah yang di-Islamkan Cheng Ho tahun 1407 M.
*Jadi sanadnya:* Cheng Ho → Ulama Champa → Sunan Ampel → Sunan Bonang & Kalijaga.
*2. Sunan Gunung Jati Cirebon*
*Nama asli: Syarif Hidayatullah.* Ibunya: Nyai Rara Santang, putri Prabu Siliwangi. *Ayahnya: Sultan Syarif Abdullah, ulama Mesir keturunan Nabi ﷺ.*
Syarif Abdullah datang ke Cirebon *naik kapal Cheng Ho* tahun 1415 M. Menikah dengan Rara Santang, lahir Sunan Gunung Jati 1448 M.
*Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon* dibangun Sunan Gunung Jati 1480 M. *Keramik dindingnya hadiah dari Kaisar China* atas jasa Cheng Ho. Masih ada sampai sekarang. Gambarnya: piring, mangkok, motif China.
*3. Raden Patah Sultan Demak*
*Babad Tanah Jawi & Serat Kanda cerita:* Raden Patah itu *putra Brawijaya V Majapahit dengan putri China Campa*. Putri China ini hadiah dari Cheng Ho ke Brawijaya waktu singgah di Jawa 1413 M.
Raden Patah di-Cina-kan ke Palembang, *diasuh bupati Muslim keturunan Cheng Ho*. Lalu berguru ke Sunan Ampel. *Mendirikan Kesultanan Demak 1475 M*, kesultanan Islam pertama di Jawa.
*Jadi Kesultanan Demak = buah dakwah Cheng Ho 70 tahun sebelumnya.* *وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ* "Hari-hari Kami pergilirkan di antara manusia" QS. 3:140
---
*Metode Dakwah Cheng Ho yang Ditiru Walisongo*
Cheng Ho tidak ceramah di mimbar. *Dakwahnya 4 cara, persis Walisongo:*
Cheng Ho Walisongo Dalil
**1. Dagang jujur** Sunan Drajat: "Wenehono teko marang wong kang luwe" **وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ** QS. 2:275
**2. Nikah & berbaur** Sunan Gunung Jati nikahi putri Pajajaran **وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا** QS. 49:13
**3. Bangun sarana** Masjid Demak, Menara Kudus **إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ** QS. 9:18
**4. Tolong rakyat** Sunan Kalijaga bela petani vs pajak **وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى** QS. 5:2
*Hasilnya:* 100 tahun setelah Cheng Ho, *mayoritas Jawa sudah Islam tanpa perang besar.* Beda sama Spanyol, butuh 700 tahun perang Reconquista untuk usir Islam.
---
*Pelajaran Buat Kita Orang Semarang*
1. *Semarang = Bumi Dakwah Internasional.* Dijejak kaki laksamana dunia yang haji. *Kita harus jaga amanah ini.* Jangan cuma bangga ada Sam Poo Kong, tapi shalat 5 waktu bolong.
2. *Islam masuk dengan kasih.* Cheng Ho sakit aja ditolong warga Semarang. Beliau balas budi dengan ajarkan tauhid. *Kita juga dakwah harus jadi solusi, bukan masalah.*
3. *Sanad keilmuan penting.* Walisongo nyambung ke Cheng Ho, nyambung ke ulama Champa, nyambung ke Nabi ﷺ. *Makanya ajarannya lurus.* Kita juga ngaji harus jelas sanad gurunya.
*Doa ziarah ke Sam Poo Kong versi Muslim:*
*اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْحَاجِّ مَحْمُودٍ شَمْسٍ وَلِجُنُودِهِ الْمُسْلِمِينَ الَّذِينَ جَاهَدُوا لِنَشْرِ دِينِكَ*
"Ya Allah ampuni Haji Mahmud Syams & tentaranya yang Muslim, yang berjuang sebarkan agama-Mu"
*Wallaahu Ta‘aalaa A‘lam.*
Cheng Ho itu bukti: *Muslim bisa jadi nomor 1 di dunia kalau pegang 2 hal: Iman & Ilmu.* Armada terbesar, tapi tetap sujud di gua Simongan.
*Bārakallaahu fiika ya akhi.* Kapan-kapan ziarah ke Sam Poo Kong, bacain Al-Fatihah buat beliau. Beliau pejuang kita.
Komentar
Posting Komentar