Nikmati dan Syukuri Kehidupan ini
Namanya Kenji Sato, 58 tahun, pria sederhana asal Jepang yg seluruh hidupnya dihabiskan untuk satu hal : *menabung* Sejak muda, Kenji bekerja keras di pabrik elektronik di Nagano. Ia selalu datang paling pagi dan pulang paling malam. Gajinya tidak pernah disentuh untuk hal² “tidak penting.” Tidak ada liburan, tidak ada makan malam di luar, bahkan tidak ada hadiah ulang tahun untuk dirinya sendiri. Semua uang masuk ke rekening tabungan, demi “masa depan yg aman.” Tiga puluh tahun kemudian, masa depan itu akhirnya datang. Kenji pensiun dengan tabungan lebih dari 150 juta Yen, setara dengan Rp.15 miliar. Tapi bukannya bahagia, ia malah termenung di kamar kecilnya yg sunyi. Istrinya meninggal sebelum sempat mereka jalan² ke Kyoto, seperti janji lama mereka. Anaknya tumbuh besar tanpa pernah punya kenangan makan malam bersama ayah. Sekarang anak²nya sudah sibuk dengan hidup masing². Dan diatas meja, tumpukan buku tabungan menatapnya dingin, penuh angka, tapi kosong makna. Dalam wawancara de...