Kemuliaan Seorang Mukmin
*Kemuliaan Seorang Mukmin* قال بشر بن الحارث رحمه الله: عِزُّ الْمُؤْمِنِ اسْتِغْنَاؤُهُ عَنِ النَّاسِ، وَشَرَفُهُ قِيَامُهُ بِاللَّيْلِ. Artinya: Bishr bin Al-Harits رحمه الله berkata: “Kemuliaan seorang mukmin terletak pada sikapnya yang tidak bergantung kepada manusia. Dan kehormatannya terletak pada qiyamul lail.” PENJELASAN Bishr bin Al-Harits Al-Hafi رحمه الله (wafat 227 H) adalah salah seorang imam besar dalam mazhab ahli zuhud. Beliau hidup sangat sederhana, tetapi namanya harum di kalangan para ulama karena ketakwaan, wara’, dan kedalaman ibadahnya. Nasihat-nasihat beliau lahir bukan dari teori, tetapi dari hati yang telah lama merasakan manisnya dekat dengan Allah. Beliau berkata, “Kemuliaan seorang mukmin terletak pada sikapnya yang tidak bergantung kepada manusia. Dan kehormatannya terletak pada qiyamul lail.” Betapa berbeda ukuran kemuliaan menurut langit dan menurut manusia. Manusia sering mengukur kemuliaan dari apa yang terlihat. Semakin tinggi jabatan, semakin mulia. S...