Kaya Miskin itu Ujian
*QS. Asy-Syura ayat 27*
*AYATNYA*
*وَلَوْ بَسَطَ اللَّهُ الرِّزْقَ لِعِبَادِهِ لَبَغَوْا فِي الْأَرْضِ وَلَٰكِن يُنَزِّلُ بِقَدَرٍ مَّا يَشَاءُ ۚ إِنَّهُ بِعِبَادِهِ خَبِيرٌ بَصِيرٌ*
_"Dan sekiranya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya, *niscaya mereka akan berbuat melampaui batas di bumi*. _Tetapi Dia menurunkan dengan ukuran yang Dia kehendaki._ Sungguh, Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat keadaan hamba-hamba-Nya"_ [QS. Asy-Syura: 27]
*MAKSUDNYA: "ADA YANG TIDAK COCOK JADI ORANG KAYA"*
Para ulama tafsir seperti Ibnu Katsir & At-Thabari menjelaskan:
1.*Allah Maha Tahu kapasitas kita*
Ada orang yang kalau dikasih harta banyak → malah sombong, pelit, maksiat, lupa Allah.
Ada juga yang kalau dikasih harta banyak → malah sedekah, bangun masjid, bantu umat.
Maka Allah beri rezeki "seukuran" yang paling pas buat iman kita.
2.*"Berbuat melampaui batas di bumi" = 3 hal*
- *Sombong*: Merasa hebat karena hartanya
- *Zholim*: Menindas orang lain
- *Lupa akhirat*: Sibuk dunia sampai tinggalkan sholat & ibadah
Jadi bukan Allah pelit. Tapi Allah _melindungi_ kita dari diri kita sendiri.
*3PELAJARAN UNTUK KITA*
1.*Jangan iri dengan rezeki orang*
Bisa jadi yang kita minta itu justru racun buat iman kita. Allah tahan karena sayang.
2.*Ujiannya orang kaya beda*
Ujiannya: syukur, zakat, amanah. Ujiannya orang miskin: sabar, ridho.
Dua-duanya sama-sama ujian.
3.*Minta yang terbaik, bukan yang terbanyak*
Doanya Nabi: _"Ya Allah cukupkan aku dengan yang halal agar tidak butuh yang haram"_
*Kesimpulan:*
Kaya itu ujian. Miskin itu ujian.
Yang penting lulus. Karena di akhirat yang ditanya bukan "berapa banyak hartamu", tapi "dari mana & untuk apa hartamu".
_Wallahu a'lam bish-showab_
Komentar
Posting Komentar